Penyelesaian Pembangunan Bentang Jembatan Pulau Balang, Wagub: Lebih Cepat Lebih Baik
(Hadi Mulyadi)
SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Hadi
Mulyadi sangat bersyukur karena
penyelesaian pembangunan bentang panjang Jembatan Pulau Balang yang
menghubungkan Balikpapan dan Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU)
telah tersambung.
" Penyelesaian pembangunan bentang
panjang Jembatan Pulau Balang itu merupakan kemajuan yang sangat luar biasa, oleh karena itu kita patut bersyukur, dan
tinggal menunggu penyelesaian pembangunan jalan pendekat baik di sisi PPU
maupun Balikpapan," kata Hadi
Mulyadi kepada tim publikasi Humasprov Kaltim, belum lama ini.
Ketika disinggung target peresmian
pengoperasian Jembatan Pulau Balang, dengan tegas Hadi Mulyadi mengatan lebih
cepat lebih baik, artinya kalau jalan
pendekatnya juga bisa diselesaikan secepatnya, baik sisi PPU maupun Balikpapan,
tentu cepat pula diresmikan.
" Kita tunggu saja, doakan semoga jalan
pendekat kedua sisi juga bisa diselesaikan, sehingga peresmiannya bisa cepat
pula dilaksanakan, pada intinya lebih cepat lebih baiklah," tandas Hadi
Mulyadi.
Seperti diketahui Jembatan Pulau Balang
yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Pulau Balang di PPU, Kaltim
akhirnya tersambung, tepat pada Sabtu 31 Oktober 2020.
Hal ini sekaligus menandai era baru kemajuan
infrastruktur konektivitas di Pulau Kalimantan yang diyakini akan memudahkan
mobilitas, dan mendorong terciptanya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Kesukseskan pembangunan jembatan yang digadang-gadang menjadi jembatan cable stayed dengan dek beton terpanjang di Indonesia, ini dibangun bersama oleh PT Hutama Karya
(Persero) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk,
dan PT Bangun Tjipta Konstruksi, mengadopsi model cable stayed bridge.
Model cable stayed bridge Jembatan Pulau Balang membutuhkan kabel
prategang setinggi 29 meter untuk menahan beban jembatan.
Jembatan Pulau Balang Didesain dengan lebar 22,4 meter yang mencakup 4 lajur. Terdapat dua pylon atau tiang jembatan setinggi 116 meter untuk menahan kabel-kabel tersebut dan 144 bore pile atau tiang pancang sebagai penopang jembatan. Jembatan tersebut dilengkapi dengan trotoar di samping kanan dan kiri.
Jembatan Pulau Balang memiliki bentang utama
sepanjang 804 meter, jembatan pendekat 167 meter, dan jalan akses sepanjang
1.969 meter.(mar/poskotakaltimnews.com)